Teks khutbah Jumat berikut ini berjudul "Khutbah Jumat: Keutamaan dan Adab Ziarah Makam Nabi".
Semoga bermanfaat! (Redaksi)
Khutbah I
ุงูุญูู ูุฏู ูููู ุงููู ููููู ุงูุฏูููููุงููุ ููุงูุตููููุงุฉู ููุงูุณููููุงู ู ุนูููู ู ูุญูู ููุฏู ุณููููุฏู ููููุฏู ุนูุฏูููุงููุ ููุนูููู ุขูููู ููุตูุญูุจููู ููุชูุงุจูุนููููู ุนูููู ู ูุฑูู ุงูุฒููู ูุงููุ ููุฃูุดูููุฏู ุฃููู ูููุง ุฅูููู ุฅููููุง ุงูููู ููุญูุฏููู ููุง ุดูุฑููููู ูููู ุงููู ููููุฒูููู ุนููู ุงููุฌูุณูู ููููุฉู ููุงููุฌูููุฉู ููุงูุฒููู ูุงูู ููุงููู ูููุงููุ ููุฃูุดูููุฏู ุฃูููู ุณููููุฏูููุง ู ูุญูู ููุฏูุง ุนูุจูุฏููู ููุฑูุณููููููู ุงูููุฐููู ููุงูู ุฎููููููู ุงููููุฑูุขููุ
ุฃูู
ููุง ุจูุนูุฏูุ ุนูุจูุงุฏู ุงูุฑููุญูู
ูฐููุ ููุฅูููู ุฃูููุตูููููู
ู ููููููุณูู ุจูุชูููููู ุงูููู ุงูู
ููููุงููุ ุงููููุงุฆููู ููู ููุชูุงุจููู ุงููููุฑูุขูู: ููู
ูุง ุฃูุฑูุณูููููุง ู
ููู ุฑูุณูููู ุฅููููุง ููููุทูุงุนู ุจูุฅูุฐููู ุงูููููู ูููููู ุฃููููููู
ู ุฅูุฐู ุธูููู
ููุง ุฃูููููุณูููู
ู ุฌูุงุกูููู ููุงุณูุชูุบูููุฑููุง ุงูููููู ููุงุณูุชูุบูููุฑู ููููู
ู ุงูุฑููุณูููู ููููุฌูุฏููุง ุงูููููู ุชููููุงุจูุง ุฑูุญููู
ูุง (ุงููุณุงุก: 64)
Maโasyiral Muslimin rahimakumullah,
Takwa adalah sebaik-baik bekal untuk meraih kebahagiaan abadi di akhirat.
Oleh karena itu, khatib mengawali khutbah yang singkat ini dengan wasiat takwa.
Marilah kita semua selalu meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah subhanahu wataโala dengan melaksanakan semua kewajiban dan meninggalkan segenap larangan.
Saudara-saudara seiman,
Salah satu amaliah yang hampir pasti dilakukan oleh setiap calon jamaah haji dan umrah adalah berziarah ke makam makhluk yang paling dicintai Allah subhanahu wataโala, yaitu baginda Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam.
Berziarah ke makam Nabi shallallahu โalaihi wasallamadalah amalan sunnah yang mendekatkan diri kita kepada Allah taโala.
Untuk lebih jelasnya, kita simak khutbah Jumat siang ini yang mengupas tentang keutamaan dan adab berziarah ke makam Nabi shallallahu โalaihi wasallam.
Maโasyiral Muslimin rahimakumullah,
Imam an-Nawawi dalam al-Idhah fi Manasik al-Hajj wa al-โUmrah meriwayatkan bahwa ada seorang Arab pedalaman datang ke makam Nabi shallallahu โalaihi wasallam dan berucap:
ุงููุณููููุงู
ู ุนููููููู ููุง ุฑูุณููููู ุงููููุ ููุงูู ุงูููู ุชูุนูุงููู: ูููููู ุฃููููููู
ู ุฅูุฐู ุธูููู
ููุง ุฃูููููุณูููู
ู ุฌูุงุกูููู ููุงุณูุชูุบูููุฑููุง ุงูููููู ููุงุณูุชูุบูููุฑู ููููู
ู ุงูุฑููุณูููู ููููุฌูุฏููุง ุงูููููู ุชููููุงุจูุง ุฑูุญููู
ูุง (ุงููุณุงุก: ูฆูค) ููููุฏู ุธูููู
ูุชู ููููุณููู ููุฌูุฆูุชููู ู
ูุณูุชูุบูููุฑูุง ู
ููู ุฐูููุจููู
โSalam untukmu, Wahai Utusan Allah. Allah taโala berfirman yang maknanya: โSesungguhnya jikalau mereka ketika menzalimi dirinya datang kepadamu, lalu memohon ampun kepada Allah, dan Rasul pun memohonkan ampun untuk mereka, tentulah mereka mendapati Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.โ (QS. an-Nisaโ: 64).
Maka aku telah menzalimi diriku dan aku mendatangimu dalam keadaan memohon ampun atas dosa-dosaku kepada Tuhanku.โ
Lalu orang Arab pedalaman itu berlalu.
Saat kejadian itu ada seseorang di dekat makam Nabi yang mendengar perkataan orang Arab pedalaman tersebut.
Orang ini tertidur setelah Arab pedalaman itu pergi.
Dalam mimpinya, ia melihat Rasulullah shallallahu โalaihi wasallamdatang dan berkata kepadanya:
ุฃูุฏูุฑููู ุงููุฃูุนูุฑูุงุจูููู ูููููู ูููู ููุฏู ุบูููุฑู ุงูููู ูููู
โSusullah orang Arab pedalaman itu dan katakan kepadanya, Allah telah mengampuni dosa-dosamu.โ
Saudara-saudaraku para pecinta Rasulullah,
Dengan demikian, orang yang pergi menyengaja menuju makam Nabi shallallau โalaihi wasallam dengan tujuan berziarah, mengucapkan salam kepadanya, bertawassul dan bertabarruk (mencari berkah) dengannya, maka hal itu adalah kebaikan yang bernilai pahala.
Imam al-Baihaqi meriwayatkan dari Malik ad-Dar yang merupakan bendahara Umar bin Khattab bahwa seorang sahabat yang bernama Bilal bin Harits al-Muzani menyengaja mendatangi makam Nabi shallallahu โalaihi wasallam di masa pemerintahan Sayyidina Umar radhiyallahu โanhu dan berkata:
ููุง ุฑูุณููููู ุงูููู ุฃูุฏูุฑููู ุฃู
ููุชููู ููุฅููููููู
ู ููุฏู ููููููููุง
โWahai Rasulullah, doakanlah kepada Allah untuk keselamatan ummatmu, karena mereka benar-benar binasa (karena lama tidak turun hujan).
โ Maka Rasulullah mendatanginya dalam mimpi dan berkata kepadanya: โAkan diturunkan hujan untuk mereka.
โ Ketika bangun tidur, ia mendatangi Sayyidina Umar lalu memberitahukan kepadanya, maka Umar pun menangis."
Hadits ini dinilai shahih oleh para ulama hadits.
Maโasyiral Muslimin rahimakumullah,
Sedangkan sabda Nabi shallallahu โalaihi wasallam:
ููุง ุชูุดูุฏูู ุงูุฑููุญูุงูู ุฅููููุง ุฅูููู ุซูููุงุซูุฉู ู
ูุณูุงุฌูุฏู ุงูู
ูุณูุฌูุฏู ุงููุญูุฑูุงู
ู ููุงููู
ูุณูุฌูุฏู ุงููุฃูููุตูู ููู
ูุณูุฌูุฏููู ููฐุฐูุง
โTidaklah dianjurkan melakukan perjalanan kecuali ke tiga masjid: Masjidil Haram, Masjidil Aqsha dan Masjidku (Masjid Nabawi)โ
Hadits ini sama sekali tidak mengharamkan perjalanan dengan tujuan berziarah ke Makam Nabi shallallahu โalaihi wasallam.
Tidak ada seorang pun ulama muktabar yang memahami seperti itu.
Makna hadits tersebut bahwa kita tidak perlu melakukan perjalanan ke sebuah masjid dalam rangka melakukan shalat di sana kecuali masjid yang dituju adalah salah satu dari tiga masjid tersebut, karena shalat tidak dilipatgandakan pahalanya di masjid mana pun kecuali di salah satu dari tiga masjid itu.
Pahala shalat di Masjidil Haram dilipatgandakan sebanyak 100.000 kali lipat.
Di Masjid Nabawi sebanyak 1.000 kali lipat.
Dan di Masjidil Aqsha sebanyak 500 kali lipat.
Adapun shalat di masjid-masjid yang lain, di daerah manapun, pahalanya sama.
Al-Hafizh Ibnu Hajar al-โAsqalani dalam Talkhish al-Habir mengutip dari sebagian ulama menegaskan bahwa tiga masjid tersebut sebetulnya sama dengan masjid-masjid yang lain dalam statusnya sebagai masjid.
Tidak ada yang membuat ketiganya berbeda dan istimewa dari masjid-masjid yang lain sehingga dianjurkan untuk bepergian ke sana dan berkunjung ke sana untuk beribadah di dalamnya kecuali karena masjid-masjid tersebut adalah bangunan para nabi, pusat-pusat dakwah mereka dan tempat yang paling sering digunakan oleh mereka untuk beribadah dan membimbing ummat.
Jika berkunjung ke masjid-masjid tersebut adalah dianjurkan berdasarkan hadits ini, maka mengunjungi para nabi yang membangunnya dan beribadah serta berdakwah di sana lebih dianjurkan dan lebih layak dilakukan perjalanan ke sana.
Ini adalah pengambilan dalil dengan mafhum al-aula seperti ditegaskan oleh para ulama ushul fikih.
Pemahaman dan penafsiran seperti ini sangat terang benderang bagi orang yang Allah terangi hatinya.
Sedangkan orang yang memahami dari hadits ini larangan untuk melakukan perjalanan dalam rangka berziarah kepada Nabi shallallahu โalaihi wasallam atau ziarah kubur secara umum, maka ia telah terjatuh ke dalam kesalahpahaman yang parah.
Pemahaman tersebut berdasarkan hadits lain riwayat Imam Ahmad yang derajatnya hasan sebagai berikut:
ูุงู ููููุจูุบููู ููููู
ูุทูููู ุฃููู ุชูุดูุฏูู ุฑูุญูุงูููู ุฅูููู ู
ูุณูุฌูุฏู ูููุจูุชูุบูู ูููููู ุงูุตูููุงูุฉู ุบูููุฑู ุงููู
ูุณูุฌูุฏู ุงููุญูุฑูุงู
ู ููุงููู
ูุณูุฌูุฏู ุงูุฃูููุตูู ููู
ูุณูุฌูุฏููู ููุฐูุง (ุฑูุงู ุฃุญู
ุฏ ูุญุณููู ุงูุญุงูุธ ุงุจู ุญุฌุฑ ูุงูููุซู
ู)
โTidak selayaknya bepergian jauh ke sebuah masjid untuk tujuan shalat di sana selain ke Masjidil Haram, Masjidil Aqsha dan Masjidku iniโ (HR. Ahmad dan dihasankan oleh al-Hafizh Ibnu Hajar dan al-Hafizh al Haytsami)
Maโasyiral Muslimin rahimakumullah,
Setelah penjelasan ini, tampak nyata bagi kita bahwa berziarah ke makam Nabi shallallahu โalaihi wasallam adalah salah satu bentuk ketaatan kepada Allah yang sangat agung dan hal ini tidaklah diingkari kecuali oleh orang yang terhalang dan dijauhkan dari kebaikan. Baginda Nabi shallallahu โalaihi wasallam bersabda:
ู
ููู ุฒูุงุฑู ููุจูุฑููู ููุฌูุจูุชู ูููู ุดูููุงุนูุชููู (ุฑูุงู ุงูุฏุงุฑูุทูู)
โBarang siapa berziarah ke makamku, maka ia akan mendapatkan syafaโatku.โ (HR. ad-Daraquthni)
Baginda Nabi shallallahu โalaihi wasallam juga bersabda:
ู
ููู ุญูุฌูู ููุฒูุงุฑู ููุจูุฑููู ุจูุนูุฏู ููููุงุชูู ููููุฃููููู
ูุง ุฒูุงุฑูููู ููู ุญูููุงุชูู (ุฑูุงู ุงูุทุจุฑุงูู ูุงูุจูููู)
โOrang yang berhaji, lalu berziarah ke makamku setelah aku meninggal, maka seakan ia telah mengunjungiku saat aku masih hidup.โ (HR. ath-Thabarani dan al-Baihaqi)
Hadirin jamaah shalat Jumโat yang berbahagia,
Di antara perkara yang disunnahkan bagi peziarah agar ia meniatkan bersamaan dengan ziarah Nabi shallallahu โalaihi wasallam, juga niat mendekatkan diri kepada Allah dengan melakukan perjalanan ke Masjid Nabawi dan mengerjakan shalat di sana.
Disunnahkan pula bagi peziarah untuk mandi sebelum berziarah dan memakai pakaian yang paling bersih.
Kemudian melakukan shalat tahiyyatul Masjid di Raudlah atau bagian lain dari Masjid Nabawi.
Lalu hendaklah bersyukur kepada Allah atas nikmat yang agung ini dan memohon kepada Allah agar menyempurnakan tujuannya dan menerima ziarahnya.
Kemudian ia mendatangi makam Nabi, menghadap dinding makam, berdiri memandang ke arah bawah dinding makam yang ada di hadapannya, sambil menahan pandangannya dalam suasana khidmat dan pengagungan, mengosongkan hati dari semua urusan duniawi, menghadirkan di hati keagungan Nabi Muhammad yang ia ziarahi, kemudian mengucapkan salam dan tidak mengeraskan suara, melainkan dengan suara yang sedang dan berucap:
ุงููุณููููุงู
ู ุนููููููู ููุง ุฑูุณูููู ุงูููู ุณูู
ูุนูุชู ุฃูููู ุงูููู ูููููููู: ูููููู ุฃููููููู
ู ุฅูุฐู ุธูููู
ููุง ุฃูููููุณูููู
ู ุฌูุงุกูููู ููุงุณูุชูุบูููุฑููุง ุงูููููู ููุงุณูุชูุบูููุฑู ููููู
ู ุงูุฑููุณูููู ููููุฌูุฏููุง ุงูููููู ุชููููุงุจูุง ุฑูุญููู
ูุง (ุงููุณุงุก: ูฆูค) ููููุฏู ุฌูุฆูุชููู ู
ูุณูุชูุบูููุฑูุง ู
ููู ุฐูููุจููู ู
ูุณูุชูุดูููุนูุง ุจููู ุฅูููู ุฑูุจูููู
โSalam untukmu, Wahai utusan Allah. Aku telah mendengar Allah taโala berfirman yang maknanya: โSesungguhnya jikalau mereka ketika menganiaya dirinya datang kepadamu, lalu memohon ampun kepada Allah, dan Rasul pun memohonkan ampun untuk mereka, tentulah mereka mendapati Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.โ (QS. an-Nisaโ: 64). Maka aku mendatangimu dalam keadaan memohon ampun atas dosa-dosaku kepada Tuhanku dengan bertawassul denganmu kepada-Nya.โ.
Maโasyiral Muslimin rahimakumullah,
Akhirnya, kita berdoa semoga Allah memuliakan kita dengan anugerah melihatnya dalam mimpi dan dalam keadaan jaga menjelang berakhirnya usia kita, memampukan kita berziarah ke makamnya dan memperoleh syafaatnya.
Amin ya Rabbal โAlamin.
ุงูููููฐููู
ูู ุงุฑูุฒูููููุง ุฒูููุงุฑูุชููู ููุดูููุงุนูุชููู ููุฑูุคูููุชููู ูููู ุงููู
ูููุงู
ู ููุนูููุฏู ุงููู
ูู
ูุงุชู ููุง ุฑูุจูู ุงููุนูุงููู
ููููู.
Khutbah II
ุงูููุญูู
ูุฏู ูููู ูููููููุ ููุฃูุตูููููู ููุฃูุณููููู
ู ุนูููู ุณููููุฏูููุง ู
ูุญูู
ููุฏู ุงููู
ูุตูุทููููุ ููุนูููู ุขูููู ููุฃูุตูุญูุงุจููู ุฃููููู ุงููููููุง. ุฃูุดูููุฏู ุฃููู ูููุง ุฅูููู ุฅููููุง ุงูููู ููุญูุฏููู ููุง ุดูุฑููููู ููููุ ููุฃูุดูููุฏู ุฃูููู ุณููููุฏูููุง ู
ูุญูู
ููุฏูุง ุนูุจูุฏููู ููุฑูุณููููููู.
ุฃูู
ููุง ุจูุนูุฏูุ ููููุง ุฃููููููุง ุงููู
ูุณูููู
ูููููุ ุฃูููุตูููููู
ู ููููููุณููู ุจูุชูููููู ุงูููู ุงููุนูููููู ุงููุนูุธูููู
ู ููุงุนูููู
ูููุง ุฃูููู ุงูููู ุฃูู
ูุฑูููู
ู ุจูุฃูู
ูุฑู ุนูุธูููู
ูุ ุฃูู
ูุฑูููู
ู ุจูุงูุตููููุงุฉู ููุงูุณููููุงู
ู ุนูููู ููุจูููููู ุงููููุฑูููู
ู ููููุงูู: ุฅูููู ุงูููู ููู
ูููุงุฆูููุชููู ููุตููููููู ุนูููู ุงููููุจููููุ
ููุง ุฃููููููุง ุงูููุฐูููู ุขู ููููุง ุตูููููุง ุนููููููู ููุณููููู ููุง ุชูุณููููู ูุงุ
ุงูููููฐููู ูู ุตูููู ุนูููู ุณููููุฏูููุง ู ูุญูู ููุฏู ููุนูููู ุขูู ุณููููุฏูููุง ู ูุญูู ููุฏู ููู ูุง ุตููููููุชู ุนูููู ุณููููุฏูููุง ุฅูุจูุฑูุงููููู ู ููุนูููู ุขูู ุณููููุฏูููุง ุฅูุจูุฑูุงููููู ู ููุจูุงุฑููู ุนูููู ุณููููุฏูููุง ู ูุญูู ููุฏู ููุนูููู ุขูู ุณููููุฏูููุง ู ูุญูู ููุฏู ููู ูุง ุจูุงุฑูููุชู ุนูููู ุณููููุฏูููุง ุฅูุจูุฑูุงููููู ู ููุนูููู ุขูู ุณููููุฏูููุง ุฅูุจูุฑูุงููููู ูุ ูููู ุงููุนูุงููู ููููู ุฅูููููู ุญูู ูููุฏู ู ูุฌูููุฏู.
ุงูููููฐููู ูู ุงุบูููุฑู ููููู ูุณูููู ููููู ููุงููู ูุณูููู ูุงุชู ูุงููู ูุคูู ููููููู ููุงููู ูุคูู ูููุงุชู ุงููุฃูุญูููุงุกู ู ูููููู ู ููุงููุฃูู ูููุงุชูุ ุงูููู ุงุฏูููุนู ุนููููุง ุงููุจูููุงุกู ููุงููุบูููุงุกู ููุงููููุจูุงุกู ููุงููููุญูุดูุงุกู ููุงููู ูููููุฑู ููุงููุจูุบููู ููุงูุณูููููููู ุงููู ูุฎูุชูููููุฉู ููุงูุดููุฏูุงุฆูุฏู ููุงููู ูุญูููุ ู ูุง ุธูููุฑู ู ูููููุง ููู ูุง ุจูุทูููุ ู ููู ุจูููุฏูููุง ููุฐูุง ุฎูุงุตููุฉู ููู ููู ุจูููุฏูุงูู ุงููู ูุณูููู ููููู ุนูุงู ููุฉูุ ุฅูููููู ุนูููู ููููู ุดูููุกู ููุฏูููุฑู
ุนูุจูุงุฏู ุงููููุ ุฅููู ุงูููู ููุฃูู
ูุฑู ุจูุงููุนูุฏููู ููุงููุฅุญูุณูุงูู ููุฅูููุชูุงุกู ุฐูู ุงููููุฑูุจูู ูููููููู ุนููู ุงูููุญูุดูุงุกู ููุงููู
ูููููุฑู ููุงูุจูุบูููุ ููุนูุธูููู
ู ููุนููููููู
ู ุชูุฐููููุฑููููู. ููุงุฐููุฑููุง ุงูููู ุงููุนูุธูููู
ู ููุฐูููุฑูููู
ู ููููุฐูููุฑู ุงูููู ุฃูููุจูุฑู.
Ustadz Yachya yusliha
Tidak ada komentar:
Posting Komentar